Testimoni Mentoring Bakat

30 Hari Mengetahui 34 Bakat Unggul dan Terendah Anda Secara Ilmiah Untuk Merubah Hidup Anda

SUDAH 600++ JOIN DI BATCH 1 s/d BATCH 9. ANDA KAPAN?

Tri Yaksa Age Prayogo

Jadi ceritanya saya kerja kang. Karena mau nutupin rugi bisnis sebelumnya..

Nah baru 3 bulan kerja mau di cut dari kantor, karena adaptasi yang lambat.

Diberilah kesempatan untuk 3 bulan lagi. 

Waktu itu saya sambil ikut mentoring bakat. Baru selesai, dan saya tau bakat achiever. Sekarang saya yakin dan gajadi di cut. Malah dinaikan gaji saya. Padahal harusnya naik gaji itu kudu kerja 1 tahun dulu. Ini baru 2 bulan setelah mengikuti mentoring bakat malah dinaikan gajinya.

Sekarang malah dipertahanin di kantor 

Jadi “aneh” gini…

Ibu Rofiatul Mahmudah

Saya guru dan penulis join mentoring bakat karena ingin mengetahui potensi saya untuk bisa sukses.

Saya memutuskan join disini karena saya ternyata belum yakin apa yang membuat saya lebih sukses cepat 

Alhamdulillah, setelah tes mentoring bakat merasakan manfaat yang sangat besar. 

Bahwa saya mengetahui cocok untuk menjadi guru yaitu bakat saya developer (salah satu istilah di mentoring bakat)

Nah, tetapi ada kesalahan yaitu saya mengurus administrasi juga. Padahal ini tidak menjadi bakat saya. Alhasil saya menemukan cara sukses saya, dimana untuk administrasi saya punya asisten…

TEDI RUSTANDI

Saya kadang merasa ada ganjalan dengan kegiatan yang saya lakukan. Apakah ini benar dan menuju arah sukses.

Setelah join mentoring bakat ini, saya sekarang berani resign dan menjalani hidup sesuai dengan bakat saya yaitu connectedness dan significance.

Setelah resign saya selalu melakukan kegiatan berdasarkan bakat itu. Peluang demi peluang semakin banyak, berkembang, dan semua itu berjalan dengan cepat

Ternyata benar bahwa pekerjaan saya yang dulu justru membuat saya tersiksa. Bukan karena kerjanya, tetapi jobdes yang saya lakukan itu adalah hal yang jadi kekurangan saya, bukan kekuatan saya.

WAWANCARA DENGAN IBU OPI, ALUMNI MENTORING BAKAT

WAWANCARA DENGAN TEDI, ALUMNI MENTORING BAKAT

Resign Dari Manager Engineering, Padahal Sudah Kerja 18 Tahun

Baru Paham Soal Talent Mapping (Bakat) Di Mentoring Bakat

Lebih Percaya Diri dan Bersukur Ikut Mentoring Bakat

Umur Walaupun Sudah 40 Tahun Keatas, Juga Mendapatkan Manfaatnya

Resign Setelah Menemukan Bakat

Tidak Lagi Mencontek dan Mengikuti Kata Orang

Setelah Ikut, Beliau Mengajak Anaknya (Berarti Terbatuk Bagus Kan?)

Hmm, Yang Ini Jadi Mengajak Pasangannya

Keseruan Grup Batch 3 Sebelumnya

Pembelajaran Jelas Dan Bisa Diaplikasikan

ALI EL FARABI

Saya pengusaha property. Alhamdulillah sudah lama mengnal Angga Prayoga. Saya mengenalnya saat berbisnis, ketika itu ada masalah besar di perusahaan dan saya berkonsultasi ke beliau.

Ya, konsultasinya sangat memuaskan! Sehingga perusahaan itu terus meningkat.

Sampai saat ini pun saya masih terus berkonsultasi kepada beliau untuk mengenal diri, karakter, dan kriteria diri maupun orang lain untuk diterapkan dalam kehidupan dan bisnis.

Saya tes ke beliau, dan mendapatkan hasil yang maksimal.

UMAR AHAB

Pertama kali ketemu kang Angga itu sekitar tahun 2015, orangnya memang pendiam tetapi wawasannya sangat dalam. Saya sempat frustasi dengan IPK 2.6, padahal dari SD sampai SMA saya sekolah jalur beasiswa. Akhirnya, orang tua membawa saya untuk bertemu kang Angga.

Alhamdulillah, setelah tes karakter dan personality. Katanya menurut hasil tes itu saya cocok untuk berdagang dan menjadi pebisnis. Setiap saya ikutin arahan dari kang Angga, saya fokus dengan kegiatan yang diarahkan. 

IPK saya malah naik, bahkan IPK akhir saya diatas 3.3. Hingga saat ini saya sudah merasakan penghasilan.

Selama 2 tahun terakhir, kang Angga telah banyak membantu saya dalam berbisnis. 

Saya merasakan percepatan. Menurut saya memahami karakter dan personality itu penting, apalagi kalau kita tidak ingin tersesat.

KHOERUNNISA

Sebelum kenal diri sendiri, Nisa sering menyepelekan orang lain, sering sombong

Setelah tes, manfaatnya banyak. Salah satunya hubungan dengan orang lain. Kemudian, masa depan yang ingin dicapai Insyaa Allah lebih jelas

(Oiya Nisa ini pernah bertahun-tahun tidak berkomunikasi dengan orang tuanya karena tidak mengenal diri. Kini beliau sudah bisa mengatasinya)

EGA AYU

Saya adalah orang yang merencanakan sesuatu dengan berbagai resiko pertimbangan dipikirkan diawal. Ternyata itu bakat saya, dimana berhati-hati dalam memutuskan. 

Suami saya lebih cenderung tidak memikirkan resiko dan sangat spontan semuanya, sedangkan saya karena bakatnya disitu bisa membantu filter terhadap keputusan dan pertimbangan suami.

ANGGI SUGIH JATNIKA

Halo, saya Anggi Sugih Jatnika sebelum saya terjun ke dunia pekerjaan, bisnis, dan berkeluarga. Saat itu masih kuliah sudah mulai konsultasi dengan Angga Prayoga. 

Setelah itu, kehidupan saya melesat jauh dibanding teman sebaya, bahkan saya sudah memberikan manfaat pada banyak orang.

Total yang sudah saya ajar adalah lebih dari 14.000 orang. Berhasil mencapai 100 milyar pertama diumur 23 tahun. Kini, saya jualan apapun bisa, karena bakat saya adalah salah satunya itu. 

Banyak sekali ternyata bakat saya 🙂

Saya yang pakai jas putih dan berdiri ditengah, sedang memberikan training property kepada puluhan orang di kantor saya sendiri.

CERITA FAKTA PERUBAHAN SEBELUM DAN SESUDAH MENTORING BAKAT

Apa perubahan yang terjadi setelah mengenal bakat? Lalu, Apakah benar kang Anggi sebelum kenal bakat itu bertolak belakang dengan kesuksesan sekarang? Bagaimana jika kang Anggi tidak dites saat itu dan tidak mengenal bakat?

TAFSIR SURAT AL ISRO AYAT 84 
Tentang Kekuatan dan Kelemahan Diri. 

Di dunia ini kita memiliki rezeki yang telah ditetapkan termasuk uang, keluarga, teman, anak, pendidikan dan lain hal sebagainya

Semua itu jumlahnya terbatas, bukan tidak terbatas. Diatas itu semua dalam menjemput rezeki, kita akan memiliki sejumlah tantangan. Bahwa setiap orang memiliki tantangan dan kesempatan berbeda-beda

Kadang Allah membuka kesempatan kepada Anda. Tetapi, Anda sendiri yang menolaknya

Jadi, inilah sekarang kondisinya. Semua orang punya jatah berbeda dalam hidupnya. Pertanyaannya “Mengapa Kita Tidak Mendapatkan Jatah Sama?”

Ayat Al Isro 84 telah Menjawabnya :